Kamis, 29 September 2016

# pesan 4

Aku pernah terbangun ; membasuh wajahku, duduk hingga bersujud di hadapan Tuhanku.
Kala gemerlapnya bintang saat pagi masih menyayangi malam.
Jatuh hingga mencintaimu 
adalah doa terindah yang Tuhan kabulkan.
Kisah ini jelas sangat berbeda, ini bukan hanya sekedar saling tukar kabar. Ini lebih kepada menjaga apa-apa yang harus musti di jaga.
Kau tahu ?
Aku teramat bersyukur pada takdir yang telah menghadirkan hati dalam sederhana .
Aku senang bisa menunggumu membuatku bersabar pada perpisahan yang dulu begitu aku benci.
Kali ini aku berserah.
Terimakasih karena kau telah menerima kurang demi kurangku yang bahkan diriku sulit menerima.
Terimakasih telah kau jadikanku raja dimana aku menjadi langkah, jawaban dan jalanmu.
Sederhana saja, bersamamu kurangku menjadi cukup.
Sebelumnya kita adalah semoga yang mereka aminkan. Setelah rindu ini kutumpahkan di hadapan Tuhan.
Bismillah, ku kirim cinta untukmu disana. 
Jagalah karena mungkin nanti kau akan menjadi makmumku di hadapan Tuhan.

#pesan3

Apa kabar hening ?
Lebih Bahagiakah kau disana ? 
Atau mungkin apakah kau sudah menemui nyaman senyaman rumah ?

Hening....

Kenapa aku begitu berjarak denganmu padahal kenyataannya kau berjarak hanya satu kedip mata saja .
Bahkan aku masih merasakan dekapanmu , deru jantungmu hingga hembusan nafasmu yg teratur di bahuku .

Kerap selalu timbul tanya .
Kau dimana ?
Apa keseringanku berfikir tentang kita .

Maaf 
Kata sederhana yang selalu menjadi juara
Yang mudah dikatakan lalu di lupakan
Sadarlah 
Kau adalah salah satu tema perbincanganku dengan Tuhan

Kita pernah tak saling menyapa akibat salah menanggapi rasa
Ingatkah.
Ada rindu yang selalu jatuh di tiap angan yg begitu menginginkan
Barangkali pelukan hangat sehabis pertengkaran serta bisikan kata sayang yang begitu menenangkan
Memudarkan kebencian
Melunturkan kekecewaan .

Aku rindu padamu .
Aku tak mau kita menjadi sepasang ragu hadapan rindu
Bagaimana keluhku terlontar sedang menjadikanmu labuhanmu saja membuatku nyaman
Jika itu kamu maka aku akan lelah dan luluh...

Mungkin jarak memiliki akhir biarlah dia berakhir dalam dekapmu 
dan aku akan menjagamu
Seperti halnya malam itu
Aku , senyumanmu dan lengan yang mengandeng di tengah keriuhan orang berlalu lalang
Aku percaya bahwa semesta membungkus rapi bingkisan Tuhan untuk menjadi sebuah kejutan demi kejutan . Terletak di sebuah senyuman  perempuan yang aku bangga banggakan 

Tetaplah kita 3 kata " aku sayang kamu "
Tak perlu kau cemaskan satu tanggal dalam kalender , kekasih . Kelak kita akan memiliki seluruh hari sepanjang tahun dalam rengkuhan amin .